Peringkat Ramen Instan Jepang Terbaik Menurut Ahli Ramen

Peringkat Ramen Instan Jepang Terbaik Menurut Ahli Ramen

Daftar berikut ini mungkin menjadi yang paling dicari -inilah daftar 12 ramen instan terbaik menurut Frank Striegl dari AM Ramen, yang terbagi dalam kategori kaldu shoyu, shio, tonkotsu, dan miso.

Terpilih sebagai penemuan terbaik di Jepang pada abad ke 20, mie instan memang terus memberikan pengaruh besar pada dunia sejak ditemukan pada tahun 1958. Sama seperti ramen pada umumnya, ramen instan di Jepang juga memiliki berbagai variasi gaya yang tidak terhitung jumlahnya. Inilah 12 ramen terbaik menurut saya. 

Pertama-tama, saya memilih sendiri tiga ramen instan premium untuk keempat kategori ramen:

Shoyu

Shio

Tonkotsu

Miso

Kemudian, saya memilih ramen yang hanya bisa ditemukan di Jepang - pastikan kalian mencoba sendiri saat berkunjung ke sini. Mulai dari ramen Kyoto dengan daging punggung babi dan saus kecap, hingga ramen miso Sapporo dengan mentega. Ramen instan ini adalah sesuatu yang tidak boleh dilewatkan. 

Mari memulai!

Shoyu Ramen

Ramen shoyu merupakan ramen pertama yang disajikan di toko ramen Rairaiken pada tahun 1910. Rasa yang tajam datang dari bumbu dasar berupa kecap. Ada banyak jenis ramen shoyu yang tersebar di seluruh negeri, mulai dari versi klasik hingga modern.

1. Shoyu - Ala Hachioji - dengan Bawang

Merek: Nissin

Hachioji merupakan sebuah jalan menuju Tokyo bagian barat (sekitar 40 km dari pusat kota). Ramen shoyu disini menonjolkan dua hal, yakni lemak babi dalam jumlah yang banyak serta bawang mentah yang dipotong dadu.

Ramen instan yang satu ini mengambil gaya Hachioji. Dua lembar rumput laut, dua lembar daging babi chashu yang dipotong tipis, dan rebung menma di antara topping. Namun, yang paling menonjol adalah bawang bombay renyah yang akan kamu temukan di dalam kuah. Ramen instan yang berlemak ini juga memiliki cita rasa manis yang lezat.

2. Shoyu - Ala Kyoto - Lemak Punggung Babi

Merek: New Touch

Lemak bagian punggung babi (dalam bahasa Jepang disebut ‘seabura’) merupakan bintang dari ramen shoyu ala Kyoto ini.

Ramen yang satu ini memang mengandung banyak lemak, tetapi untuk versi instannya, porsi seabura tentunya telah disesuaikan.

Seabura memberikan rasa manis pada kuah, dan konsistensi yang berbeda. Bagian terbaik dari ramen ini adalah, banyaknya kujo negi Kyoto (daun bawang). Kujo negi merupakan negi terbaik di Jepang.

3. Shoyu - Ramen Shoyu ala Wakayama 

Merek: Nissin

Ramen shoyu ala Wakayama ini memiliki rasa yang paling tajam dibanding dengan yang lainnya. Kuah dalam jenis ramen ini membutuhkan waktu memasak yang lebih lama (merebus tulang babi atau tonkotsu). Hasilnya, kuah menjadi lebih kaya akan kaldu babi.

Rasanya tentu menjadi lebih kuat dan kental. Sama seperti dengan ramen Wakayama yang sesungguhnya, naruto (bakso ikan) juga menghiasi ramen instan yang satu ini. Terakhir, mie yang tebal ini terasa sangat enak dalam setiap suapan.

Shio

Shio memiliki arti garam, dan jika kita kembali ke asal usul ramen, ramen shio mirip dengan sup mie ala Cina. Dari segi rasa, bumbu shio lebih ringan. Hal ini membuat semua bahan-bahan yang ada dalam kuah ramen shio bisa saling menonjol.

4.Shio - Ala Hakodate - Rasa Laut

Merek: New Touch

Kota yang terkenal dengan ramen shio adalah Hakodate, Hokkaido. Dekat dengan laut membuat warga lokal Hakodate menyukai hidangan laut mereka. Terdapat perpaduan rasa ikan, dengan kekayaan lemak babi (jumlahnya lebih sedikit dibandingkan yang ala Kyoto) pada ramen instan yang satu ini.

Secara keseluruhan, ramen ini menyegarkan dengan rasa yang berbeda. Topping yang paling menonjol adalah ‘fu’ (terbuat dari gandum). Luar biasa sekali mereka turut menambahkan topping ini- kamu akan sering menemukan topping ini di Hakodate.

5.  Ramen Shio - Shio yang Lembut dari Santouka

Merek: Nissin

Ramen instan yang satu ini agak berbeda. Bumbu shio disini malah mengandung kaldu tonkotsu (tulang babi). Lebih lanjut lagi, ramen ini merupakan produk ramen Hokkaido yang sangat terkenal di Santouka.

Meskipun kuahnya lebih kaya, tetap ada kelembutan yang bisa ditemukan. Bakso ikan naruto memberikan sentuhan kelezatan. Tetapi, topping yang paling menarik adalah ume plum ungu. Seperti inilah penampilan ramen di Santouka.

6. Shio - Ramen Shio Emas dari Sugimoto

Merek: Maruchan

Mengakhiri daftar ramen shio kita, ada ramen dari restoran terkenal bernama Sugimoto. Restoran yang satu ini telah memenangkan banyak penghargaan untuk ramen shoyu dan shio yang menggunakan bahan dasar ayam dan hidangan laut. Kuah kaldu shio disini memiliki warna keemasan, dengan rasa asin yang tidak terlalu mendominasi. Satu-satunya kekurangan adalah mie-nya. Mie dalam ramen ini tidak terlalu buruk, tetapi juga tidak sebaik mie lainnya dalam daftar ini. (ini adalah sebuah tren dimana ramen instan berbentuk cup)

Ramen Tonkotsu

Ramen tonkotsu ada sejak tahun 1930-an di Kyushu. Jenis yang satu ini menjadi paling populer di luar Jepang, dengan kuah kaldu tulang babi yang keruh dan kental. Tulang babi direbus menggunakan api besar dalam waktu yang lama, bahkan hingga 72 jam.

7. Tonkotsu - Ramen Tonkotsu dengan Minyak Bawang dari Ippudo 

Merek: Nissin

Mempelopori ramen dari London hingga Singapura, Ippudo bisa dikatakan sebagai merek ramen paling terkenal di dunia. Seperti yang kamu harapkan dari merek yang satu ini, ramen instan dari mereka memang yang terbaik.

Mirip dengan ramen Santouka (tanpa bumbu shio), ramen tulang babi yang mereka buat memiliki tonkotsu yang lebih lembut. Tetapi masih kaya akan rasa. Selain itu, ramen ini juga disajikan dengan pasta miso pedas dan minyak bawang putih (maayu). Kedua bumbu spesial ini akan semakin menambah cita rasa kaldu menjadi luar biasa.

8. Tonkotsu - Yokohama Style - Tonkotsu Shoyu

Merek: Nissin

Pada tahun 1974, sebuah toko ramen bernama Yoshimuraya menciptakan ‘le-kei’ atau ramen ala rumahan. Ramen ini tidak ada hubungannya dengan masakan rumahan. Ramen tonkotsu yang satu ini dicampur dengan shoyu (kecap). Perpaduan rasa antara kaldu tulang babi yang kaya dengan rasa asin dari shoyu memberikan gaya yang berbeda pada jenis ramen yang satu ini.

Ramen instan dari Nissin ini sebenarnya merupakan kolaborasi resmi dengan Yoshimuraya. Sama seperti toko ramen mereka, kuah kental dari ramen ini bukanlah lelucon. Tiga lembar rumput laut, serta bayam menjadi sentuhan yang sempurna dan cocok dengan gaya ramen yang satu ini.

9. Tonkotsu - Ramen Babi tanpa Kaldu Tulang Babi

Merek: Acecook

Ramen tulang babi yang satu ini tidak menggunakan bahan tulang babi. Sebagai gantinya, kuah dibuat dari tulang ayam dan sapi. Meskipun tidak dipasarkan secara khusus sebagai ramen instan halal, mungkin produk ini adalah versi paling terdekat yang bisa kamu dapatkan. Rasanya benar-benar seperti kaldu tulang babi yang kaya. Selain itu, ada topping daging cincang yang terbuat dari kacang kedelai. Produk ini menjadi sangat menarik karena menjadi seperti produk ramen halal & vegan. Terakhir, perlu diingat bahwa produk ini bukan ramen premium, sehingga mie terasa biasa saja. Tetapi kuah kaldunya sangat enak!

Miso

Ramen miso (kacang kedelai yang difermentasi) mulai muncul di tahun 1950-an dengan variasi yang paling terkenal yakni Sapporo dan Hokkaido. Biasanya, ramen disajikan dengan lapisan lemak babi atau kadang topping seperti jagung dan mentega. Ramen ini cocok menjadi hidangan yang dipilih untuk melawan udara Sapporo yang dingin.

10. Miso - Ala Sapporo dengan Tauge

Merek: New Touch

Ramen miso instan dari Sapporo ini memiliki cita rasa nostalgia. Rasanya dapat membawa kamu seperti sedang menyantap di sebuah kedai ramen miso, yang resepnya tidak pernah berubah selama bertahun-tahun. Ramen ini benar-benar enak, dengan rasa asin dan gurih yang memenuhi semua selera.

Bahan yang paling menonjol adalah moyashi (tauge) segar yang bisa ditemukan dalam produk ini (bukan sayuran kering seperti biasanya). Ramen ini dikemas dalam paket terpisah untuk memberikan kesegaran dan kerenyahan dalam mangkuk. Mie yang tebal semakin menambah kenikmatan kaldu yang kental.

11.  Miso - Ramen Miso dengan Mentega dan Jagung

Merek: New Touch

Mentega dan jagung menjadi bahan utama dari ramen instan yang juga berasal dari New Touch ini. Jagung bisa ditemukan pada jenis ramen instan sebelumnya, tetapi tidak dengan mentega. Mentega, seperti lemak babi, membantu menjaga suhu kaldu. Selain itu, mentega juga sebenarnya sangat populer di Sapporo karena daerah ini terkenal sebagai produsen susu.

Mentega dalam ramen instan ini menambah rasa susu yang ekstra pada keseluruhan rasa. Terdapat juga potongan kentang dalam kuah. Satu-satunya kekurangan adalah mie yang tidak terlalu enak.

12. Miso - Ramen Miso Sumire

Merek: Nissin

Untuk menutup daftar ramen instan ini, di no 12 ada Sumire. Sumire mungkin merupakan restoran ramen miso di Sapporo yang paling terkenal. Sama seperti restoran ini, ramen miso mereka sangatlah lezat dengan lemak babi dan daging babi cincang yang dibumbui dengan sangat baik. Kuah kaldunya pun terasa hangat dan kuat.

Meskipun begitu, masih ada kelembutan yang bisa ditemukan. Hal ini juga bisa ditemukan dalam versi instan ramen ini. Mie keriting yang tebal semakin menjadi magnet dalam kuah. Seperti ramen Nissin lainnya pada daftar ini, ramen yang satu ini juga bisa ditemukan di 7-eleven, sebagai bagian dari jajanan premium mereka

Frank adalah seorang keturunan Amerika - Filipina yang terlahir di Tokyo dan telah mengenal ramen sejak kecil. Ia telah mengkonsumsi lebih dari 300 mangkuk ramen dalam setahun, dan melakukan tur ramen yang bisa kamu baca di blognya; 5 AM Ramen. Jika sedang tidak menyantap hidangan Asia, Frank juga suka membaca, berolahraga, dan jalan-jalan. Frank juga penggemar berat dari Lord of the Rings. Hubungi dia secara online di @5amramen.

Ulasan

Peringkat Keseluruhan

    Tunjukan lebih banyak ulasan
    Bagikan Resep
    Tutup

    Kami menggunakan cookie untuk menambah pengalaman kamu, menganalisis, dan memberikan penawaran yang berkaitan dengan minatmu di situs kami serta situs lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat kebijakan Cookie kami.

    Klik "Setuju" jika kamu ingin menggunakan Cookie dan teknologi yang mirip.