10 Jenis Tepung dan Cara Mengolahnya

10 Jenis Tepung dan Cara Mengolahnya

Mulai dari tepung serbaguna hingga tepung tapioka yang sedikit manis dan banyak digunakan pada kue Nyonya, yang menggunakan berbagai macam jenis tepung untuk menciptakan menu utama dan pencuci mulut yang lezat.

1. Tepung serbaguna: terkenal, dan serba guna

Dapat digunakan pada: kue, kue kering, gorengan, roti prata / canai, dan siomai

 

Tepung serbaguna merupakan jenis tepung yang wajib ada di rumah. jenis tepung ini bisa digunakan untuk berbagai macam menu mulai dari Katsudon Ayam, Kue Coklat Meleleh, atau Kue Kering Milo Cranberry. Hampir seluruh jenis tepung bisa digantikan oleh tepung yang satu ini, sehingga membuat tepung serbaguna wajib untuk selalu ada di dapur. Rasa serta kandungan gluten yang tinggi di dalam tepung, menjadikan tepung serbaguna sempurna untuk digunakan membuat kue, kue kering, dan adonan yang bisa dibuat memanjang untuk menjadi kulit dari menu seperti Siomay Daging Babi ala Thailand. Bagi kamu yang belum tahu, tepung serba guna dan plain flour berbeda pada kandungan protein dan gluten. Jadi, meskipun keduanya bisa menggantikan satu sama lain, tetapi kamu harus tetap berhati-hati untuk memperhatikan perubahan teksturnya.

 

2. Tepung Roti: mampu meregang cukup tinggi

Dapat digunakan pada: Roti, pizza, mie ramen, dan mie yang ditarik tangan.

Tahukah kamu bahwa roti sourdough (sejenis roti fermentasi) juga berasal dari tepung yang sama, yang digunakan untuk membuat mie ramen yang lezat? Tepung roti yang halus berasal dari gilingan gandum musim semi yang keras, yang memiliki tingkat protein lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan gluten pada tepung serbaguna (yang berasal dari gandum musim dingin yang keras). Kandungan protein yang tinggi membuat tepung menjadi elastis, sehingga cocok diolah menjadi Pizza Margherita, atau Roti Gula Malaka, maupun Puding Roti. Tanpa kandungan protein yang tinggi, maka Mie Tarik Din Tai fung atau roti yang kamu buat akan mudah patah.

3. Tepung beras: lembut dan bertekstur kenyal

Dapat digunakan pada: mie beras, chwee kueh, chee cheong fun, bola-bola nasi, dan pisang goreng.

Saat kamu menikmati sepiring Char Kway Teow yang berminyak dan mengkilap serta baru saja keluar dari wajan, sebenarnya kamu sedang menikmati olahan dari tepung beras yang paling dicari di Asia. Mulai dari Pho Bo (Beef Pho) yang hangat hingga Toothsome Pandan dan Pumpkin Kueh Kosui, tepung beras menjadi bahan utama hidangan tersebut dengan cita rasa netral dan tekstur lembut serta kenyal saat dimasak. Tepung beras ketan atau tepung beras manis (meskipun rasanya tidak manis) merupakan jenis tepung beras yang umum ditemukan. Perbedaan utama antara tepung beras manis dan tepung beras biasa adalah bahan sebelumnya akan menjadi super lengket ketika dipanaskan,  yang memungkinkan untuk memperoleh tekstur kenyal dan lengket seperti pada Onde Onde atau Nian Gao (Kue Tahun Baru).

4. Tepung tapioka: manis dan bebas gluten

Dapat digunakan pada: dim sum, kue nyonya, puding, dan kue tapioka

Tepung tapioka –tidak seperti tepung beras yang manis, jenis tepung yang satu ini memiliki rasa manis yang lebih alami. Semuanya berasal dari bahan dasar tapioka, singkong, dan yucca yang memiliki rasa sedikit manis. Jadi, tidak heran jika tepung ini memiliki rasa yang manis. Jenis tepung yang satu ini dikenal dengan sifatnya yang dapat mengentalkan, dan sering menjadi pengganti pati jagung untuk mengentalkan kuah. Dalam hidangan Asia, tepung tapioka sering digunakan untuk membuat kue tradisional seperti kue bingka. Dan seperti yang sudah diketahui banyak orang, tepung tapioka juga menjadi bahan dasar dari Bubble atau Teh Boba. Rasanya yang kenyal setelah dimasak dan didinginkan, membuatnya menjadi unik untuk menjadi camilan dan makanan penutup favorit.

5. Tepung kue (cake flour): ringan, lebih halus

Dapat digunakan pada: kue, kue kering, biskuit, muffin

Kamu mungkin bertanya-tanya kenapa tepung kue juga masuk ke dalam daftar, padahal sudah ada tepung serbaguna. Ingin tahu kenapa kue wortel yang kamu makan bisa terasa lembut dalam setiap potongannya? Hal tersebut mungkin terjadi berkat tepung kue. Kandungan protein serta gluten yang lebih sedikit pada jenis tepung yang satu ini membuat kue berkurang kepadatannya, sehingga terasa lebih halus dan lembut setelah didinginkan. Kalau kamu ingin membuat kue Lidah Kucing yang lembut, tepung kue akan menjadi pilihan bahan yang tepat.

6. Tepung almond (almond flour): mengandung kacang, lembut, bebas gluten

Dapat digunakan pada: macaroon, scones, makanan penutup untuk diet keto

Rasakan kelembutan kuning telur asin, dan Macaroon Kari lewat teksturnya yang kenyal dan lembut. Tingkat kelembutan serta kekenyalan ini bisa didapatkan lewat tepung almond yang digunakan. Sifat berminyak dari almond dapat menjaga kelembutan putih telur, sehingga bisa mencegah kue menjadi mengeras. Tepung almond juga sangat bergizi, dengan kandungan lemak baik, protein, serta serat yang cocok untuk sarapan dan membuat roti bebas gluten. Bahan tepung yang satu ini juga bisa dibuat Popiah Keto serta kue-kue bebas gluten dan kacang yang lainnya.

7. Tepung jagung: rasa netral, biasanya digunakan untuk mengentalkan

Dapat digunakan pada: untuk mengentalkan saus, sup, serta bahan pengikat daging

Perbedaan kecil dari tepung jagung (corn flour) dan tepung maizena adalah, tepung jagung terbuat dari biji jagung utuh, sementara maizena terbuat dari bagian jagung yang disebut sebagai endosperm. Bagi kamu yang suka menyantap ayam goreng krispi dengan sambal di sore hari, atau ikan goreng kecap, maka tepung maizena menjadi bahan yang penting untuk mengikat kelembutan di dalam, tetapi masih terasa renyah di dalam minyak panas. Tepung jagung juga biasa digunakan untuk mengentalkan kari, sup, serta kuah. Saat akan menggunakan tepung jagung untuk mengentalkan kuah, jangan lupa untuk membuat tepung menjadi bubur terlebih dahulu dengan mencampurkan air panas ke dalam tepung.

8.  Tepung kelapa (coconut flour): bebas gluten dengan rasa kelapa

Dapat digunakan pada: panekuk, makanan penutup bebas gluten, kue-kue paleo

Kalau kamu merupakan penggemar dari rasa kelapa, maka kamu akan menikmati Bacon yang gurih, Muffin Alpukat, serta panekuk kelapa yang mudah untuk dibuat. Isinya yang lebih banyak dibandingkan tepung serbaguna, membuat kamu hanya membutuhkan ¼ cup tepung kelapa jika ingin menggantikan tepung serbaguna dalam resep normal. Selain itu, tambahkan juga telur. Tepung kelapa tidak memiliki efek gluten yang mengikat, dan telur membantu menyatukan adonan kue milik kamu.

9. Tepung semolina / durum: mengandung kacang, tekstur yang kasar dan beraroma tanah

Dapat digunakan pada: pasta, bulgur, roti tidak beragi, roti pipih, kulit pizza, baklava, dan sereal untuk sarapan

Tepung semolina merupakan saudara dari tepung durum, yang memiliki tekstur lebih kasar dan keduanya sering digunakan untuk membuat pasta. Tepung ini terpopuler kedua setelah jenis roti gandum pada umumnya. Adonan yang terbuat dari tepung durum atau semolina, jauh lebih mudah dibentuk dibandingkan dengan yang menggunakan tepung roti. Itulah mengapa tepung yang satu ini paling sering digunakan untuk membuat pasta. Butiran tepung berwarna kuning pucat ini juga bisa digunakan dalam Kue Sugee atau Nammoura (Kue Semolina Lebanon), dan memberikan tekstur yang renyah.

10.  Tepung oat: renyah, dengan remahan yang memiliki rasa

Dapat digunakan pada: panekuk, waffle, dan roti gandum

Sumber makanan berserat, antioksidan, dan vitamin. Tidak heran jika semangkuk oatmeal yang lezat sangat populer bagi mereka yang menerapkan gaya hidup sehat. Tepung oat terbuat dari oatmeal yang digiling, dan memiliki rasa yang halus. Campurkan tepung ini pada Panekuk Mala, atau Ayam Goreng Krispi (dengan rasio 1:1 untuk substitusi) atau pada Kue Keju Milk Tea Thailand sebagai suguhan yang lebih sehat dan bergizi. 

Ketika menggunakan tepung oat, pastikan juga bahwa kamu sudah menggunakan baking powder agar adonan mengembang. Beberapa resep juga mencampurkan tepung yang satu ini dengan tepung terigu.

Temukan resep makanan inspirasional dengan eksplorasi feed baru kami!
Coba lihat

Ulasan

Peringkat Keseluruhan

    Tunjukan lebih banyak ulasan

    Kami menggunakan cookie untuk menambah pengalaman kamu, menganalisis, dan memberikan penawaran yang berkaitan dengan minatmu di situs kami serta situs lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat kebijakan Cookie kami.

    Klik "Setuju" jika kamu ingin menggunakan Cookie dan teknologi yang mirip.